Kabar Kuliner
Home » Blog » Stop Scroll! Kuliner Legendaris Semarang Ini Wajib Masuk Bucket List Kamu!

Stop Scroll! Kuliner Legendaris Semarang Ini Wajib Masuk Bucket List Kamu!

Kuliner legendaris Semarang
Es Krim Jadul Toko Oen. Foto: travel.kompas.com

Halo Foodlover! Kuliner legendaris Semarang memang selalu berhasil memikat siapa saja yang datang ke Kota Atlas. Begitu kamu menapakkan kaki di Semarang, aroma khas makanan legendaris langsung menggoda lidah dan bikin penasaran untuk segera mencium setiap sajian yang tersaji.

Kamu bakal langsung menemukan deretan kuliner yang bukan hanya enak, tapi juga punya cerita panjang di balik tiap suapan. Biar makin kebayang dan kamu nggak sabar untuk mencobanya, yuk simak daftar lengkap tempat makan legendaris di Semarang yang wajib kamu kunjungi!

1. Mie Kopyok Pak Dhuwur

Mie kopyok yang satu ini sudah lama jadi ikon. Dengan memiliki tekstur mie yang lembut, dengan campuran tahu pong, taoge, kerupuk gendar, ditambah kuah gurih bikinannya sendiri membuat banyak orang selalu balik lagi. Masakan Mie Kopyok Pak Dhuwur tersedia dalam ukuran reguler, jumbo, sampai setengah, dan semuanya ramah di kantong karena kisaran harganya cuma Rp 10.000–Rp 20.000.

Tempatnya yang sederhana namun memiliki identitas kuat yang membuat kamu merasa makan di rumah sendiri. Nggak heran cabangnya tersebar di beberapa titik Semarang karena penggemarnya terus bertambah dari waktu ke waktu.

2. Toko Oen

Suasana tempo dulu langsung terasa ketika kamu masuk ke Toko Oen, salah satu kuliner paling klasik dan paling dikenal di Semarang. Interiornya jadul, makanannya autentik, dan pelayanannya punya sentuhan nostalgia. Dari menu bestik ayam, mixed grill, es krim jadul, sampai hidangan Italia, semuanya disajikan dengan gaya restoran lama yang elegan.

Kisaran harga 30 ribu hingga 100 ribu sebanding dengan pengalaman makan yang kamu dapat. Toko Oen sudah eksis sejak tahun 1935 di Semarang, menjadikannya salah satu saksi sejarah kota ini dalam dunia kuliner. Cocok banget kalau kamu suka makanan klasik dengan rasa autentik yang tidak berubah dari masa ke masa.

3. Nasi Gandul Pak Memet

Hidangan asal Pati ini disulap jadi salah satu kuliner legendaris Semarang berkat makanan Pak Memet yang sudah ada sejak 1990. Kuah gandulnya bening, gurih, dan punya aroma khas yang menggiurkan. Kamu bisa memilih lauk sesuka hati, mulai dari daging, telur, hingga jeroan. Harganya super merakyat, mulai Rp 5.000–Rp 12.000 saja. Datang sore hari adalah waktu paling enak karena tempat ini baru buka jam 16.30. Pas banget buat kamu yang lagi ingin makan hangat dan ringan setelah aktivitas seharian.

4. Soto Bangkong Semarang

Sudah ada sejak tahun 1950, Soto Bangkong ibarat legenda hidup di kalangan pecinta soto. Kuahnya bening, ringan, tapi punya rasa ayam yang kuat dan bikin kamu susah berhenti makan. Satu porsi soto dihargai sekitar Rp 17.000, dan kamu bisa tambah sate ayam, sate tempe, atau sate bergedel hanya Rp 6.000-an.

Kalau kamu datang bersama keluarga, tenang saja karena Soto Bangkong juga menyediakan menu lain seperti nasi goreng, ayam geprek, balado udang, sampai nasi gandul. Hidangan klasik, cita rasa konsisten, dan tempat nyaman, kombinasi sempurna untuk makan siang atau makan malam.

5. Nasi Ayam Bu Wido

Kuliner malam Semarang semakin lengkap dengan hadirnya Nasi Ayam Bu Wido yang sudah eksis sejak era 1960-an. Nasi ayam khas Semarang yang disajikan dengan pincuk daun pisang ini terasa gurih, manis, dan punya aroma khas yang bikin kamu nagih.

Harga per porsinya sekitar Rp 12.000, termasuk murah untuk makanan enak yang melegenda. Sajian ini cocok banget buat kamu yang suka menu rumahan dengan cita rasa Jawa yang autentik. Setiap suapan terasa sederhana tapi ngena, pas buat makan malam santai sambil ngobrol bareng teman.

6. Gudeg Koyor Mbak Tum

Buat kamu pecinta makanan manis khas gudeg, Gudeg Koyor Mbak Tum adalah surganya rasa. Sudah puluhan tahun bertahan, tempat ini menjadi favorit banyak warga lokal maupun perantau yang kangen masakan Jawa. Gudeg manis dipadukan koyor empuk, ditambah lauk seperti telur atau ayam opor, kombinasi yang menghasilkan rasa super lengkap.

Tempat ini buka sampai dini hari, cocok banget buat kamu yang sering lapar tengah malam. Rasanya konsisten dari dulu sampai sekarang, bikin siapapun yang makan di sini selalu ingat kehangatan kuliner Semarang.

7. Warung Makan Asem-Asem Koh Liem

Kamu yang suka masakan rumahan khas Tionghoa-Jawa pasti bakal jatuh cinta sama Asem-Asem Koh Liem. Sejak tahun 1978, warung ini dikenal dengan menu asem-asem daging yang segar, asam, dan gurih.

Selain itu, ada capcay, ca kangkung, kikil, sampai sayur bening yang rasanya ringan tapi memuaskan. Suasana makan bareng di meja panjang bikin pengalaman kuliner terasa hangat dan akrab. Harga per porsi mulai 20 ribu, dan porsinya cukup bikin kamu kenyang tanpa perlu merogoh kocek dalam-dalam.

Baca juga:  Awas Kepincut! Macam Kuliner di Jakarta Pusat Ini Beneran Nagih Parah!

8. Lunpia Gang Lombok

Kalau membahas kuliner legendaris Semarang, tentu nama Lumpia Gang Lombok nggak boleh terlewatkan. Lumpia di sini terkenal punya isian padat dengan rasa rebung yang lebih lembut dari kebanyakan lumpia lainnya. Tersedia lumpia goreng dan lumpia basah dengan harga sekitar Rp 22.000 per buah.

Lumpia goreng bisa tahan 24 jam, sedangkan lumpia basah 12 jam. Kalau disimpan di kulkas, keduanya bisa bertahan hingga seminggu tanpa mengurangi cita rasa. Lumpia ini cocok dijadikan oleh-oleh sekaligus camilan sakit yang bikin kamu nggak berhenti makan.

9. Tahu Gimbal Haji Edy

Tahu, lontong, kol, udang gimbal, dan bumbu kacang kental adalah kombinasi yang menjadikan Tahu Gimbal Haji Edy legendaris sejak 1972. Rasa gurih, tidak terlalu manis, dan bumbu lembut bikin hidangan ini punya tempat spesial di hati banyak orang. Harganya sekitar 20 ribu per porsi dan kamu bisa menikmatinya sambil menikmati suasana pinggir jalan yang sederhana tapi autentik. Makanan ini cocok buat kamu yang suka kuliner khas Semarang dengan karakter kuat dan cita rasa klasik.

10. Es Puter Cong Lik

Sebagai penutup, Es Puter Cong Lik hadir membawa cita rasa manis segar yang bikin kamu langsung adem. Ada empat varian rasa yaitu durian, cokelat, kelapa, dan alpukat. Teksturnya lembut, aromanya khas, dan rasanya benar-benar nostalgia. Kamu juga bisa pesan mix 2 rasa kalau ingin pengalaman lebih bervariasi. Banyak orang yang datang buat nostalgia sekaligus berburu dessert tradisional yang masih bertahan hingga sekarang.

Kesimpulan

Begitu banyak pilihan kuliner legendaris Semarang yang tetap bertahan karena rasa, tradisi, dan kesederhanaan yang tidak berubah. Dari mie kopyok, lumpia, tahu gimbal, sampai es puter, semuanya punya cerita dan rasa yang kuat. Kamu tinggal pilih mau mulai dari mana, yang jelas setiap kunjungan ke Semarang harus diisi dengan perjalanan rasa yang selalu bikin kamu balik lagi! 

Artikel Terkait